Rabu, 25 Januari 2017

Analisa Iseng mengenai Pacaran 2

Untuk membuktikan keseriusan dalam menjalin hubungan berpacaran coba tanya deh ke pacar "kapan kita menikah?." kalo si pacar jawabnya masih ragu berarti hubungannya gak serius.
Pacaran itu ujungnya cuma dua. Kalo gak jadi mantan ya jadi besan. Pacaran yang serius selalu menuju pelaminan, selain dari itu gak layak dikatakan serius kecuali salah satu dari mereka ada yang meninggal. Itu beda perkara.
Pacaran itu komitmen bukan status. Dimana dua orang yang berbeda saling berkomitmen untuk sehati sepikir dan se-iya sekata. Kalo putus berarti komitmen yang dihancurin bukan statusnya.
Menjaga komitmenpun harus hati-hati. Niatnya pacaran sampe pelaminan tapi sebelum ke pelaminan malah udah punya buah hati duluan. Wah kalo begini pacarannya atas dasar birahi bukan hati. Tak peduli khilaf dijadikan alasan. Pacaran atas dasar birahi tetap pacaran yang gak serius. Namanya juga menjaga bukan merusak. Masa iya rela merusak orang yang disayang? Udah gak usah basa-basi. Semua alasannya "dilakukan atas dasar cinta." Lah kok tega merusak kalo memang cinta?
Mulai dari sekarang kalo si pacar bilang "aku sayang kamu" atau "aku cinta kamu." bales aja "aku gak butuh ungkapan. Aku cuma butuh pembuktian, kalo kamu cinta aku, siapin dirimu dan aku siapin diriku supaya kita bisa menikah." yuk dipraktekin. Hidup bukan main-main.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar